Minggu, 29 Agustus 2010

KLONING BLACKBERRY, MERESAHKAN


KLONING BLACKBERRY, MERESAHKAN


Maraknya aksi kloning PIN Blackberry (BB) membuat kalangan komunitas pengguna BB gerah. Bahkan mereka mengkampanyekan 'Say No To Cloning PIN' di tiap-tiap milis dan komunitas.

Semuanya dirugikan dengan adanya kloning PIN. Bukan hanya yang baru tapi juga pelanggan existing bisa dirugikan. Kekesalan mereka cukup beralasan. Sebab beberapa bulan belakangan ini ada ribuan pengguna BB di Indonesia yang tidak bisa menggunakan perangkatnya. Research in Motion (RIM) sebagai produsen tengah gencar-gencarnya melakukan massive wipe out.

Massive wipe out adalah tindakan penonaktifan perangkat secara sentralisasi dan besar-besaran oleh produsen perangkat asal Kanada itu, dengan mematikan kode PIN yang dimiliki pengguna produk gelap. Celakanya, dengan kondisi seperti itu, bukan hanya pengguna baru saja yang dirugikan karena BB-nya tidak bisa dipergunakan karena PIN Suspend. Tapi juga pengguna existing yang kemungkinan PIN-nya dibajak.

Misalnya PIN BB kita ABCD. Nah terus ada yang beli BB black market (BM) dan PIN-nya pun ditembak dengan PIN ABCD yang notabene milik kita. Oleh RIM, PIN ABCD masuk dalam kategori ilegal. Mereka langsung men-suspend PIN ABCD. Sadis bukan. Padahal kita yang tidak tahu apa-apa membeli Blackberry original / legal. Gilanya lagi, di internet banyak yang menawarkan jasa kloning PIN.

Kalau kejadian diatas terjadi pada anda, silahkan bawa blackberry anda kedealer tempat anda membeli handheld tsb. Tindakan sementara akan diganti dengan handheld yang baru.